Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si Sampaikan Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Anggota DPRD Terhadap Nota Keuangan Dan Raperda APBD Perubahan 2025

Ketapang:KM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang menggelar Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024–2025.

Agenda utama rapat adalah mendengarkan jawaban eksekutif Bupati Ketapang terhadap pandangan umum anggota DPRD mengenai Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyampaiannya, Bupati Ketapang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk:
· Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem perpajakan, perbaikan data wajib pajak, inventarisasi aset, dan pencarian sumber pendapatan baru.

· Memprioritaskan belanja daerah pada sektor strategis, terutama infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pertanian dan perikanan. Pemerintah daerah menargetkan alokasi belanja infrastruktur minimal 40% pada tahun 2027, sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

· Menjamin efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas belanja agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

· Mendorong peran BUMD, termasuk melalui penyertaan modal pada Bank Kalbar untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum, serta PDAM Tirta Pawan guna mendukung target SDGs 2025 di bidang layanan air bersih.

· Menyelesaikan isu kepegawaian dan pertanahan, antara lain dengan mempercepat proses pengangkatan P3K tenaga teknis, kesehatan, dan pendidikan, serta memfasilitasi penyelesaian konflik lahan sawit masyarakat yang tumpang tindih dengan izin perusahaan.

Bupati menambahkan bahwa hal-hal teknis yang belum dijelaskan dalam rapat akan dibahas lebih lanjut dalam forum pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan perangkat daerah. “Semoga seluruh proses penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 berjalan lancar, serta memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Ketapang,” tutup Bupat. **

  • Related Posts

    Sekda Ketapang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Pemkab Ketapang Tekankan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

    Ketapang:KM – Bupati Ketapang yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ketapang dengan agenda penyampaian Pidato Bupati Ketapang atas Nota Keuangan dan Rancangan…

    Fiskal Ketapang Masih Rendah, Bupati Ajukan Raperda Pajak untuk Perkuat PAD Daerah

    Ketapang:KM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengajukan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang. Raperda tersebut disampaikan pada rapat paripurna di DPRD Ketapang, Selasa (11/8).…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Sekda Ketapang Buka Penguatan Kapasitas Pokja BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

    Sekda Ketapang Buka Penguatan Kapasitas Pokja BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

    Gelar Muswil VII, Mathla’ul Anwar Kalbar Siap Rumuskan Arah Baru Pembangunan Umat dan Kemandirian Bangsa

    Gelar Muswil VII, Mathla’ul Anwar Kalbar Siap Rumuskan Arah Baru Pembangunan Umat dan Kemandirian Bangsa

    Makan Nasi Bungkus Bersama Petugas Karhutla, Bupati Ketapang Hargai Pejuang di Garis Depan

    Makan Nasi Bungkus Bersama Petugas Karhutla,  Bupati Ketapang Hargai Pejuang di Garis Depan

    BPK RI PERIKSA KINERJA PEMKAB KETAPANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI DAN KETERJANGKAUAN PANGAN

    • By ktpmedia
    • September 3, 2026
    • 30 views
    BPK RI PERIKSA KINERJA PEMKAB KETAPANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI DAN KETERJANGKAUAN PANGAN

    Polisi Sudah Tetapkan 4 Tersangka,  Dari 14 Kasus Karhutla di Ketapang

    • By ktpmedia
    • September 2, 2026
    • 291 views
    Polisi Sudah Tetapkan 4 Tersangka,  Dari 14 Kasus Karhutla di Ketapang

    Karhutla Makin Meluas, Ketapang Naikkan Status Menjadi Tanggap Darurat

    Karhutla Makin Meluas, Ketapang Naikkan Status Menjadi Tanggap Darurat