

Pontianak – Pimpinan Wilayah Mathla’ul Anwar (PW MA) Provinsi Kalimantan Barat akan menyelenggarakan perhelatan lima tahunan, Musyawarah Wilayah (Muswil) VII, yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 September 2026. Mengusung tema strategis “Membangun Peradaban Umat, Menuju Kemandirian Bangsa”, agenda ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar Mathla’ul Anwar di Kalimantan Barat untuk mengevaluasi kinerja serta menyusun arah perjuangan ke depan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, acara pembukaan Muswil VII ini akan digelar di Komplek Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Pontianak. Gubernur Kalimantan Barat direncanakan hadir untuk membuka acara secara resmi, yang diharapkan menjadi simbol sinergi kuat antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat Islam dalam membangun sumber daya manusia di Kalbar. Sementara itu, rangkaian sidang pleno dan pembahasan agenda musyawarah akan dipusatkan di Hotel Harris, Jalan Gajah Mada, Pontianak.
Sekretaris Wilayah Mathla’ul Anwar Kalbar, Ahmadi Ch, dalam keterangannya, Kamis ( 3/ 9/ 2026 ) menyampaikan bahwa Muswil VII akan menjadi forum evaluasi strategis atas perjalanan organisasi selama kepengurusan periode 2021-2026. “Selain evaluasi, fokus utama kita adalah merumuskan program kerja baru di berbagai lini, mulai dari pengembangan pendidikan, penguatan dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi umat,” tuturnya.
Ketua Organizing Committee (OC), Dr. Siswandi, memastikan bahwa persiapan acara terus dimatangkan. Muswil ini akan melibatkan unsur Pengurus Daerah dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Keterlibatan penuh para peserta daerah ini diharapkan mampu menciptakan forum yang representatif dan demokratis guna memilih kepemimpinan PW Mathla’ul Anwar periode 2026-2031 yang amanah, berintegritas, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Siswandi juga menyatakan bahwa seluruh panitia telah berkoordinasi secara intensif guna menyukseskan acara ini. Mathla’ul Anwar Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mandiri demi kemajuan bangsa Indonesia.**




