Ming. Nov 30th, 2025

Pekan Budaya Madura 2025 Resmi Di Tutup

Ketapang:KM – Mewakili Bupati Ketapang Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos.,M.Si menutup resmi Pekan Budaya Madura Tahun 2025, Sabtu (29/11/2025) malam, di Balai Sungai Kedang Ketapang.

Kegiatan yang digelar Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang ini berlangsung selama lima hari ini berjalan lancar dan sukses.

Dihadiri Forkopimda Ketapang, Ketua IKBM Provinsi Kalbar, Staff Ahli Bupati, Ketua IKBM Ketapang dan pengurus serta undangan lainnya.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang, Sekda mengatakan kegiatan budaya Madura ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi cermin kekayaan tradisi, nilai-nilai luhur, dan jati diri masyarakat Madura yang hidup dan berkembang di Kabupaten Ketapang.

“Mulai dari seni tari, musik tradisional, pencak silat, kuliner khas, sampai dialog budaya semuanya menggambarkan betapa kuat dan indahnya warisan budaya madura,” ujarnya.

“Tema yang diangkat tahun ini, “Lestarikan Budaya, Eratkan Persaudaraan, Wujudkan Ketapang Bermartabat” sangat Relevan dan sejalan dengan semangat pemerintah Kabupaten Ketapang dalam membangun daerah yang maju, harmonis, dan berkarakter.
dalam arus globalisasi, budaya lokal sering menghadapi tantangan.

“Melalui kegiatan seperti pekan budaya madura, kita menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda,” tuturnya.

Pemerintah daerah lanjut Sekda, berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian budaya, termasuk budaya Madura yang menjadi bagian penting dari mozaik keberagaman Ketapang.

“Keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Ketapang adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan. Saya sangat mengapresiasi IKBM yang selalu memelihara persatuan, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan antarsuku dan antarumat beragama di daerah kita,” Imbuhnya.

Bupati melalui Sekda juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, para seniman, budayawan, serta seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini.
“Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Akhirnya, dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat tuhan yang maha kuasa, Pekan Budaya Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang tahun 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Selanjutnya dalam acara penutupan ini, Sekda juga berkesempatan menyerahkan hadiah pemenang lomba fashion show khas Madura.

Malam penutupan ini juga semakin meriah karena panitia juga menghadirkan Artis dari Madura yang mempersembahkan lagu-lagu viral dan terbaru sehingga mampu menghipnotis ribuan masyarakat yang hadir di Balai Sungai Kedang.**

Bupati Ketapang Hadiri Ppelantikan Pengurus Paguyuban Jawa Sungai Melayu Rayak Masa Bakti 2025–2030

Ketapang:KM – Ketua DPRD Kabupaten Ketapang yang juga Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., secara resmi melantik Pengurus Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Melayu Rayak Masa Bakti 2025–2030,Sabtu (29/11/2025).

Acara bernuansa khas budaya Jawa tersebut dihadiri oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., yang menyandang gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo (KRA) Alexander Wilyo Darmo Nagoro dari Kraton Surakarta Hadiningrat.

Hadir pula Danlanal Ketapang, Asisten Sekda, Forkopimcam, para kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, perwakilan paguyuban dari berbagai kecamatan, serta ratusan masyarakat. Penampilan gamelan, tarian Jawa, dan busana tradisional menambah kekayaan suasana acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik serta menegaskan pentingnya peran Paguyuban Jawa sebagai wadah menjaga identitas dan kerukunan warga perantauan.

“Paguyuban Jawa adalah rumah besar untuk menjaga kerukunan dan melestarikan adat budaya warisan leluhur. Perbedaan suku yang ada di Ketapang justru menjadi kekuatan kita untuk saling menguatkan,” tegasnya.

Ketua DPRD juga mengungkapkan kebanggaannya atas gelar kehormatan yang diberikan oleh Kraton Surakarta kepada Bupati Ketapang.

“Gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung yang diberikan kepada Bapak Bupati adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Jawa. Ini bukan sekadar kehormatan pribadi, tetapi cerminan bahwa pemimpin daerah kita adalah sosok yang mencintai budaya, berakhlak, dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dukungannya terhadap rencana pembangunan rumah adat atau sanggar seni Jawa di Kecamatan Sungai Melayu Rayak.

“InsyaAllah, rencana pembangunan rumah adat akan kami dukung dan fasilitasi. Paguyuban harus memiliki ruang yang layak untuk berkegiatan, berkesenian, dan bermusyawarah,” tambahnya.

“Jaga kerukunan, jaga tata krama, dan jadilah contoh yang baik bagi masyarakat. Mari kita bangun daerah ini dengan semangat guyub, rukun, dan gotong royong.”

Pada kesempatan iitu Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Jawa atas kontribusinya dalam menjaga harmoni antar-etnis.

“Saya berharap Paguyuban Jawa terus solid dan bersinergi, tidak hanya dengan sesama paguyuban Jawa, tetapi juga dengan seluruh komunitas masyarakat lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan ruas jalan Pelang–Kepulut serta beberapa wilayah prioritas lainnya yang tengah diupayakan melalui APBD maupun advokasi ke pemerintah pusat.

“Meskipun anggaran daerah mengalami pemotongan dari pusat, semangat membangun Ketapang tidak boleh padam. Selama saya diberikan kesehatan, saya akan terus berjuang demi pembangunan Ketapang,” tegasnya.

Selain infrastruktur jalan, Bupati menegaskan komitmen untuk membenahi sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk bantuan seragam, buku, hingga perbaikan fasilitas sekolah.

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan yel-yel Paguyuban Jawa serta penampilan seni gamelan dan tarian tradisional sebagai simbol persatuan dan kekuatan identitas budaya masyarakat Jawa di Kecamatan Sungai Melayu Rayak.**

Bupati Ketapang Hadiri Pembukaan Perlombaan Dayung Dragon Boat Danlanal Dalam Rangka Peringatan Hari Armada RI Tahun 2025

Ketapang:KM – Lomba Dayung Dragon Boat, Danlanal Ketapang Cup III, dalam rangka Hari Armada 2025 berlangsung di steher Keraton Matan Tanjungpura 29/11/2025.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S. STP.,M.Si elepas peserta pertama bersama Forkopimda Ketapang.

Sebanyak 24 tim turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. lomba akan berlangsung hingga besok Minggu 30/11/2025.

Tim tim lama, seperti Bidar , masih mendominasi . Turun di kesempatan ke 2 Bidar yang merupakan juara bertahan , masih terlalu tangguh. Lomba ini mendapat perhatian warga Ketapang dan suasana Lomba dalam cuaca mendung dan gerimis berlangsung meriah.**

Bupati Ketapang Tinjau Progres Jalan Kepuluk-Batu Tajam

Ketapang:KM – Bupati KeKetapang Alexander Wilyo bersama Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Danlanal Ketapang, Dandim 1203/Ktp, Kejari Ketapang, Waka Polres Ketapang serta Kepala Dinas PUTR, meninjau langsung progres peningkatan Jalan Kepuluk–Batu Tajam pada Sabtu 29/11/2025. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas kami.

 Pada kesempatan tersebut, Bupati Ketapang menegaskan bahwa beberapa titik krusial harus segera diselesaikan. Langkah ini penting untuk menjamin kelancaran arus transportasi masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 “Untuk titik-titik yang belum selesai, saya minta segera ditangani agar masyarakat yang melintas saat Natal dan Tahun Baru dapat merasa nyaman. Penanganan permanen akan kita lanjutkan tahun depan.” tegas bupati Ketapang  Alexander Wilyo. 


Pekerjaan peningkatan jalan ini selaras dengan Visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri, serta mendukung misi pembangunan infrastruktur secara merata dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh juga menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan ini demi menghadirkan akses jalan yang lebih baik, aman, dan layak bagi masyarakat.

Peninjauan ini sekaligus memperlihatkan kekompakan Pemerintah Daerah, DPRD, dan Forkopimda dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan—demi Ketapang yang semakin maju, mandiri, dan nyaman untuk seluruh masyarakat.**

IKA FISIP Untan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik

Ketapang:KM – Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IKA FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) periode 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (28/11/2025). Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., hadir sekaligus memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan selamat kepada pengurus baru dan menegaskan bahwa IKA FISIP Untan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia mendorong agar organisasi alumni menjadi wadah yang produktif, adaptif, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bupati mengatakan alumni FISIP memiliki kapasitas intelektual dan jejaring sosial yang kuat untuk terlibat dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi. IKA FISIP harus menjaga nama baik almamater, menjadi teladan bagi generasi muda, serta berada di garda terdepan dalam setiap gerak pembangunan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kiprah para alumni FISIP Untan yang telah berkontribusi di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan dan politik hingga kebijakan publik dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kemampuan analitis dan kepemimpinan alumni sangat dibutuhkan untuk mendorong akselerasi pembangunan daerah.

“Alumni FISIP tersebar di seluruh Kabupaten Ketapang. Ini merupakan kekuatan luar biasa. Mari kita jadikan kekuatan alumni sebagai energi kolektif untuk membangun Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya peran alumni dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyampaikan bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat yang hidup dan bekerja di dalamnya, sehingga setiap profesi dan elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kerukunan dan memperkuat solidaritas.

“Ketapang adalah rumah besar kita. Di rumah inilah kita hidup, mengabdi, dan menanam harapan. Maka mari kita jaga, kita bangun, dan kita kuatkan bersama,” tutupnya.

Pada akhir acara, Bupati turut menyampaikan pantun sebagai bentuk apresiasi dan semangat kebersamaan bagi para alumni FISIP Untan.**

APBD 2026 Disahkan, Ketapang Fokus Lanjut Pembangunan

Ketapang:KM -;Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan meski Dana Transfer Pusat mengalami pengurangan cukup signifikan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi atas Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus penetapannya menjadi Perda, Jumat (28/11/2025) di Ruang Rapat Utama DPRD Ketapang.

Rapat paripurna kali ini mencatat kehadiran 42 anggota DPRD Ketapang.

Angka tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan rapat serupa, sekaligus menandai kuatnya komitmen antara legislatif dan eksekutif untuk membawa Ketapang ke arah yang lebih baik.

Bupati Alexander menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para anggota dewan.

Menurutnya, kehadiran penuh itu mencerminkan kesungguhan bersama dalam mewujudkan Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri.

Kehadiran para wakil rakyat menjadi sinyal positif bahwa kerja-kerja pembangunan akan semakin solid, terutama dalam situasi anggaran yang menantang.

Usai paripurna, kepada media, Bupati Alexander menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh terhenti, meskipun dana transfer dari pemerintah pusat dipotong hingga Rp500 miliar.

“Pembangunan tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat pola pembangunan berbasis gotong royong—melibatkan peran pemerintah daerah, DPRD, hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Ketapang.

Melalui kolaborasi tersebut, percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan tetap berjalan, sekalipun anggaran mengalami tekanan.

Dengan kerja bersama itu, Bupati Alexander berharap Ketapang tetap mampu melaju, berkembang, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakatnya.

“Kami akan terus bekerja sama dengan DPRD, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri,” ujarnya.**

Sekda Ketapang Memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Dan Penanganan Karhutla

Ketapang:KM – Pemerintah Kebupaten Ketapang gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di halaman Kantor Bupati Ketapang, pada Jum’at pagi (28/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas lintas sektoral dalam rangka meningkatkan kesiapan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Ketapang.

Apel gabungan dipimpin oleh Sekda Kabupaten Ketapang  Repalianto, S.Sos., M.Si yang mewakili Bupati Ketapang, dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, TNI–Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Mangala Agni, Damkar, serta berbagai instansi dan organisasi relawan kebencanaan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Apel gabungan juga menjadi wadah konsolidasi untuk memastikan seluruh personel siap siaga dan mampu bergerak cepat dalam penanganan keadaan darurat.

Kegiatan apel gabungan ini ditutup dengan pengecekan kesiapan personel serta peralatan penunjang penanggulangan bencana, sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem dan potensi terjadinya bencana alam di wilayah Ketapang.**

Bupati Ketapang Apresiasi Penyusunan Panduan Implementasi KSP PAUD

Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si membuka kegiatan Pelatihan Merancang Buku Cerita dan Berkarakter serta Lounching Buku Panduan Lengkap Implementasi Kurikulum Pendidikan (KSP) Paud, pada Rabu (26/11/2025) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.

Kegiatan yang diadakan DPC PP PAUD (Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini) ini juga dalam rangka memperingati Hari Guru tahun 2025 dengan tema Guru Hebat, Indonesia Kuat Bersama Merawat Semesta Dengan Cinta” bertujuan untuk meningkatkan semangat dan memperkuat rasa kebersamaan serta bangga terhadap organisasi PP-Paud.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya guru-guru Paud yang sudah rela meluangkan waktu tenaga dan pikiran bahkan biaya untuk memperhatikan anak didik khususnya pada usia dini.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi kepada tim penyusun buku Panduan Lengkap Implementasi Kurikulum Pendidikan (KSP) Paud.

“Saya berikan apresiasi dan terima kepada tim yang telah bekerja keras menyusun panduan bagi semua dalam rangka kita memiliki visi arah dan mekanisme yang sama dalam pembinaan terhadap anak-anak Paud,” ujar Bupati.

Bupati dalam kempatan tersebut juga memberikan atensi yang besar terhadap dunia pendidikan. Lebih lanjut menurutnya kemajuan suatu daerah atau bangsa ditentukan juga oleh maju tidaknya sumberdaya manusia. Sumberdaya manusia maju tidaknya ditentukan oleh pendidikan.

“Oleh karena itu, saya mendukung kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh guru-guru Paud dan penyelenggara Paud. Saya titipkan generasi penerus kita ini untuk di didik dengan yang baik-baik. Tidak hanya kita isi kemampuan mereka dengan intelektual tetapi juga kita bangun mental mereka dan kita didik karakter, akhlak dan adabnya sehingga menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing  ” ucap Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada guru-guru Paud atas dedikasi, pengabdian dan karya-karya dalam mendidik anak diusia dini.

“Semoga Bapak Ibu sekalian selalu sehat tetap semangat walaupun gaji tidak seberapa tetapi berkah dari Tuhan ini tidak hanya berupa uang tapi banyak dari rezeki-rezeki lain sebaga balasan dari Tuhan yangvmaha kuasa,” pungkasnya.

Kegiatan pelatihan ini diikuti para pendidik Paud dari penyelenggara pendidikan anak usia dini dibawah dan diluar naungan DPC PP-Paud Kabupaten Ketapang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Ketapang, Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Bunda Paud Ketapang, Wakil Ketua PKK Ketapang dan lainnya.**

Bupati Ketapang Resmi Dibuka Pekan Budaya Madura Tahun 2025

KKetapang:KM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si buka Pekan Budaya Madura Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang Tahun 2025 Selasa, (25/11/2024) di Balai Sungai Kedang Ketapang. Acara pembukaan dihadiri Ketua DPRD Ketapang, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi tinggi kepada IKBM atas terselenggaranya agenda budaya yang dinilai memiliki dampak besar terhadap keharmonisan sosial di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IKBM menggagas dan melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat persaudaraan dalam keberagaman masyarakat Ketapang,” ujar Bupati.

Tema Pekan Budaya Madura tahun ini, “Lestarikan Budaya, Eratkan Persaudaraan, Wujudkan Ketapang Bermartabat,” dinilai sangat relevan dengan semangat pembangunan daerah yang harmonis dan berkeadaban.

“Tema tahun ini sangat relevan dengan upaya kita bersama dalam membangun Ketapang sebagai daerah yang maju, harmonis, dan berkeadaban. Budaya Madura dikenal kaya akan nilai-nilai luhur keberanian, kerja keras, gotong royong, sopan santun, serta penghargaan yang tinggi terhadap para orang tua dan tokoh masyarakat. Nilai-nilai inilah yang telah turut memperkaya khazanah budaya Kabupaten Ketapang dan menjadi bagian dari kekuatan sosial kita sebagai masyarakat yang majemuk,” lanjutnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Pekan Budaya Madura bukan hanya ruang pertunjukan seni, melainkan sarana menguatkan ikatan sosial dan kesadaran budaya antarwarga Madura di Ketapang.

“Melalui Pekan Budaya Madura ini, kita tidak hanya mempelajari kesenian, tradisi, dan kuliner khas Madura, tetapi juga menanamkan kembali semangat persaudaraan—saudara satu keturunan, satu tanah kelahiran, ataupun saudara sehidup semasyarakat. Semangat inilah yang diperlukan dalam menjaga persatuan dan ketertiban di daerah kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan di segala sektor, sembari meminta dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang berupaya terus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan sosial dan budaya. Namun pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban seperti IKBM yang selama ini telah berperan aktif dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia berharap penyelenggaraan Pekan Budaya Madura dapat memperkuat keberlanjutan budaya, meningkatkan solidaritas, sekaligus mempererat hubungan antar komunitas budaya di Ketapang.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk melestarikan budaya Madura yang adiluhung, sehingga dapat dikenalkan kepada generasi muda dan menjadi kebanggaan kita semua, menguatkan persaudaraan dan solidaritas warga Madura di Ketapang, sekaligus mempererat hubungan antar komunitas budaya lainnya, serta mendukung visi Ketapang Bermartabat,” jelas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga Madura di Ketapang agar terus menjaga kerukunan dalam keberagaman.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Madura di Kabupaten Ketapang untuk terus menjaga kerukunan, memupuk toleransi, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan suku, budaya, dan bahasa bukan untuk memisahkan, tetapi untuk memperkaya keberagaman kita sebagai satu keluarga besar Kabupaten Ketapang,” punggkasnya.**

Bupati Ketapang Sudiensi Pengurus Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) Dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) AJK ke-6

Ketapang:KM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi pengurus Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) dalam rangka persiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) AJK ke-6, di ruang dalam rumah dinas Pendopo Bupati Ketapang, Selasa (25/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan yang disiapkan AJK. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan eksistensi AJK yang dinilai selama enam tahun terakhir telah memberikan dampak positif bagi daerah serta masyarakat secara umum.

“Apresiasi buat pengurus AJK yang terus konsisten hingga memasuki usia enam tahun. Semoga momentum HUT ini menjadikan AJK semakin solid, dan terus menebar kebaikan dan dampak positif untuk daerah yang kita cintai ini,” katanya,

Menurut Bupati, pers merupakan bagian terpenting dalam melaksanakan pembangunan, terutama dalam memberikan informasi soal pembangunan maupun pemberitaan melalui kritik-kritik yang membangun sehingga menjadi bahan evaluasi.

“AJK telah membuktikan eksistensi dan kontribusi nyata, baik melalui pemberitaan terkait kebijakan pembangunan maupun kritik konstruktif bagi kemajuan daerah. Kita berharap sinergitas ini dapat terus terjalin dengan baik, begitupun dengan rekan-rekan pers lainnya,” harapnya.

Bupati juga berharap, AJK dapat terus eksis dan melanjutkan program kerja yang tidak hanya berfokus pada organisasi pers, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita mendorong agar AJK tetap aktif dalam kegiatan sosial serta edukasi publik, termasuk literasi informasi bagi pelajar dan masyarakat di tengah derasnya arus informasi saat ini,” mintanya.

Bupati juga mengajak seluruh insan pers di Ketapang untuk bersama-sama membangun Ketapang agar dapat terus menjadi rumah besar bersama yang aman, nyaman, damai untuk ditinggali bersama.

Sementara itu, Ketua AJK, Theo Bernadi, S.Sos mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati Ketapang yang disebutnya selalu terbuka terhadap insan media di Ketapang. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi yang telah terbangun, terlebih Bupati selalu mensuport kegiatan AJK selama ini.

Diakuinya, kalau momentum ulang tahun ini menjadi ajang refleksi untuk memperbaiki sekaligus melanjutkan program-program kerja AJK, termasuk program sosial yang menyentuh langsung masyarakat seperti AJK to Campus, AJK to School, hingga pembagian sembako gratis yang telah berjalan sejak AJK berdiri.

“Usia 6 tahun bukan waktu yang singkat untuk sebuah organisasi, namun tentu kami harus selalu berbenah agar organisasi pers yang dibuat tidak hanya sebatas terbentuk, namun juga harus memberikan dampak nyata untuk daerah terutama masyarakat Ketapang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT AJK Ke-6, Ahmad Sofi, menjelaskan bahwa audiensi ini juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus mengundang Bupati Ketapang untuk hadir pada malam puncak peringatan HUT.

Ia menyampaikan bahwa malam puncak nanti akan menghadirkan tiga agenda utama, yaitu penyerahan 500 paket sembako gratis secara simbolis, launching Rumah Aduan, serta Malam Award sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung perjalanan AJK.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperluas peran AJK sebagai organisasi pers yang aktif dan peduli,” terangnya.

Dengan mengusung tema “Sinergi Membangun Ketapang”, AJK berharap dapat terus mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan konstruktif, serta semakin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah demi terwujudnya Ketapang yang informatif dan responsif.**