

SANDAI;KM – Bantuan paket belajar yang diserahkan Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., kepada enam satuan pendidikan di Kecamatan Sandai bukan sekadar bentuk dukungan pemerintah terhadap kebutuhan sekolah. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi pesan penting bahwa masa depan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama.
Penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Bupati dalam rangka peresmian pelayanan Rumah Sakit Pratama Sandai, Senin (14/9/2026). Bantuan menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, pondok pesantren hingga SMK.
Menurut Alexander Wilyo, pembangunan daerah harus berjalan seimbang. Ketika pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan melalui kehadiran Rumah Sakit Pratama Sandai, pada saat yang sama perhatian terhadap pendidikan juga harus diperkuat.
“Hari ini kita tidak hanya berbicara tentang kesehatan. Kita juga ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan perhatian. Karena mereka adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Kabupaten Ketapang,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, bantuan paket belajar hendaknya tidak hanya dilihat dari nilai atau jumlah barang yang diberikan. Yang lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar dan menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus menuntut ilmu.
“Jangan lihat hanya dari nilai bantuannya. Yang lebih penting adalah perhatian dan kepedulian pemerintah kepada anak-anak kita. Gunakan bantuan ini dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh, dan jadilah generasi yang membawa kemajuan bagi Sandai dan Kabupaten Ketapang,” pesannya.
Bupati juga mengajak para guru, orang tua dan masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan keluarga, kualitas pembelajaran di sekolah dan lingkungan masyarakat yang positif menjadi kunci dalam membentuk generasi yang unggul.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau kita ingin Ketapang maju, maka anak-anak kita harus dipersiapkan sejak sekarang,” katanya.
Alexander Wilyo memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang terus mengabdi, termasuk di wilayah Kecamatan Sandai. Ia berharap semangat kolaborasi terus diperkuat agar berbagai tantangan pendidikan dapat dihadapi bersama.
Melalui dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan secara bersamaan, Pemerintah Kabupaten Ketapang ingin memastikan pembangunan tidak hanya menghasilkan fasilitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan membangun kualitas manusia.
Dengan kolaborasi pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat, anak-anak Sandai diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, mandiri, berkarakter dan mampu menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Ketapang.
Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Ketapang yang semakin maju, mandiri dan berkeadilan.**




