Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menyerahkan bantuan seragam sekolah dan alat tulis gratis kepada siswa SMP Negeri 1 Sungai Melayu Rayak, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Menurutnya, bantuan seragam dan alat tulis gratis bertujuan memastikan tidak ada anak di Kabupaten Ketapang yang terpaksa putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli seragam dan buku,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti rata-rata lama sekolah masyarakat Ketapang yang masih berada pada angka 7,9 tahun. Karena itu, ia menegaskan pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ketapang.
Ia berharap program bantuan pendidikan dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, termasuk penambahan bantuan tas dan sepatu sekolah pada tahun mendatang.
Selain memperhatikan kebutuhan siswa, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan pemerataan tenaga pendidik, perbaikan fasilitas sekolah, serta penyediaan rumah bagi guru di wilayah yang membutuhkan agar mereka dapat mengajar dengan nyaman dan optimal.
Bupati mengajak seluruh guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter, akhlak, kedisiplinan, dan semangat belajar generasi muda.
“Pembangunan bukan hanya tentang jalan dan jembatan, tetapi juga tentang membangun manusia. Kita harus memastikan anak-anak Ketapang mendapatkan pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semakin banyak anak dapat mengenyam pendidikan, meningkatkan prestasi, dan tumbuh menjadi generasi yang unggul serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.**





