Ketapang:KM – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan seni baca Al-Qur’an yang dilaksanakan TPQ As-Shiddiq Kalinilam melalui program TPQ As-Shiddiq Kalinilam Bertilawah. Ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut dan menjadi wadah lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan tilawah Al-Qur’an.
Hal tersebut disampaikan Jamhuri Amir saat menerima silaturahmi pengurus Yayasan As-Shiddiq sekaligus menyaksikan kegiatan TPQ As-Shiddiq Kalinilam Bertilawah bersama santri binaannya di rumah dinas Wakil Bupati Ketapang, Senin sore (2/11/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum istimewa karena merupakan kunjungan silaturahmi pertama pengurus TPQ As-Shiddiq ke rumah dinas Wakil Bupati. Selain itu, kegiatan pelatihan tilawah yang selama ini rutin dilaksanakan di gedung TPQ, untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar lingkungan lembaga pendidikan tersebut.
Pendiri Yayasan As-Shiddiq sekaligus Pengasuh TPQ As-Shiddiq, Ust. Maryansah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa program TPQ As-Shiddiq Kalinilam Bertilawah telah berjalan selama lima tahun. Program ini secara khusus fokus pada pelatihan seni membaca Al-Qur’an, terutama bagi anak-anak yang sebelumnya belum memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lagu tilawah hingga akhirnya mampu mengembangkan bakatnya.
“Anak-anak yang mengikuti pelatihan ini ada yang awalnya belum bisa bertilawah, kemudian melalui latihan dan pelatihan secara bertahap akhirnya mulai mampu. Ini tentu membutuhkan proses, kesabaran, dan pendampingan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Pembinaan tersebut dipraktikkan oleh Qoriah Ketapang Ustadzah Trisnawati, S.Pd., yang secara konsisten mendampingi para santri dalam mengembangkan kemampuan seni membaca Al-Qur’an.
Menurut Maryansah, perhatian khusus terhadap pembinaan tilawah menjadi salah satu konsentrasi Yayasan As-Shiddiq. Bahkan, dalam setiap penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), ia berupaya mengutus sejumlah santri untuk mengikuti berbagai cabang lomba.
Ia berharap ke depannya kegiatan Kalinilam Bertilawah semakin ditingkatkan, mendapat perhatian dari berbagai pihak, serta mendapat pengakuan sebagai salah satu bentuk pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi Yayasan As-Shiddiq dalam membina anak-anak melalui seni membaca Al-Qur’an.
Ia berpesan agar kegiatan tersebut tidak berhenti hanya pada momentum pertemuan kali ini, melainkan terus dilanjutkan melalui latihan dan pembelajaran secara rutin.
“Jangan berhenti sampai di sini. Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut. Anak-anak harus terus belajar dan berlatih agar kemampuan tilawahnya semakin baik. Pemerintah daerah tentu akan memberikan dukungan dan membantu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Jamhuri juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan dukungan melalui bantuan hibah kepada lembaga tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa pemberian hibah tidak dapat dilakukan setiap tahun karena harus mengikuti ketentuan dan peraturan yang mengatur mekanisme bantuan pemerintah.
Lebih jauh lagi, Wakil Bupati berharap anak-anak yang memiliki bakat dalam seni baca Al-Qur’an dapat terus dibina agar mampu tampil dan berkompetisi dalam ajang MTQ, baik di tingkat kabupaten maupun pada jenjang yang lebih tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan kader-kader tilawah dari putra-putri daerah sendiri.
“Ke depan, kita berharap bisa memanfaatkan kader-kader lokal yang memiliki kemampuan dan kualitas. Jadi, kita tidak perlu lagi mengambil peserta dari luar daerah untuk mewakili Ketapang dalam ajang MTQ. Potensi anak-anak daerah harus kita persiapkan sejak sekarang,” simpulnya.**




