Buka KONFERCAB XVI dan MUSKOHCAB X HMI Ketapang, Bupati Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Peduli Karhutla

Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si secara resmi membuka Konferensi Cabang (KONFERCAB) XVI dan Musyawarah KOHATI Cabang (MUSKOHCAB) X Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang, Jumat (29/08/2026), di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.



Kegiatan tersebut mengusung tema “Revitalisasi HMI Cabang Ketapang: Memperkuat Regenerasi untuk Mewujudkan Stabilitas Kaderisasi yang Progresif dan Berintegritas”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya dalam membangun kualitas kepemimpinan dan kaderisasi organisasi.



Bupati dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap HMI Cabang Ketapang. Ia mengaku telah lama mengenal HMI, bahkan sebelum dirinya dipercaya menjadi Bupati Ketapang.



Menurut Bupati, terdapat kesesuaian antara pemikirannya dengan semangat serta sepak terjang gerakan yang selama ini dibangun oleh HMI.



“Karena itu, saya berharap HMI sebagai anak-anak muda, terlebih khusus kaum intelektual, dapat menjadi agen perubahan di Kabupaten Ketapang ini,” ujarnya.



Bupati berharap KONFERCAB XVI dan MUSKOHCAB X dapat menghasilkan kepemimpinan terbaik yang mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan daerah.



Lebih lanjut Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk memperkuat komunikasi dengan organisasi-organisasi mahasiswa di daerah. Ke depan, pemerintah daerah berencana mengumpulkan seluruh organisasi mahasiswa untuk berdialog secara rutin mengenai berbagai persoalan dan pembangunan di Kabupaten Ketapang.



“Tidak hanya sesaat dalam seremoni setahun sekali, tetapi bisa dijadwalkan secara rutin. Saya ingin berdialog, menyampaikan pesan-pesan pemerintah, sekaligus mendengar harapan dan masukan dari para mahasiswa,” katanya.



Bupati mengajak mahasiswa untuk membangun sinergi, kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Menurutnya, semangat, energi, serta sikap kritis yang dimiliki generasi muda harus diarahkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Ketapang.


Bupati juga menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik. Namun, ia berharap kritik yang disampaikan dibangun berdasarkan niat baik, rasionalitas, data, dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita punya semangat, energi, dan sikap kritis yang lebih. Ini harus kita gunakan untuk mendukung kemajuan Kabupaten Ketapang,” tegasnya.


“Saya bukan orang yang anti kritik. Saya terbuka dengan kritik, apalagi kritik itu punya niat baik untuk kemajuan daerah Ketapang, termasuk untuk kemajuan kinerja saya sebagai Bupati Ketapang,” ungkapnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak HMI dan seluruh organisasi mahasiswa untuk turut membantu pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di tengah musim kemarau.


Bupati meminta mahasiswa tidak hanya memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut, tetapi juga turun langsung bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat untuk melakukan aksi nyata.


“Bantu tugas kita, bantu para relawan. Apa yang bisa kita buat, mari kita bantu bersama. Kita action di lapangan,” katanya.


Salah satu langkah sederhana yang ditekankan Bupati adalah meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia, agar menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk akibat asap.


Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat melalui laporan Dinas Kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Karena itu, Bupati meminta HMI, baik kepengurusan yang saat ini masih menjabat maupun pengurus baru yang nantinya terpilih melalui KONFERCAB, untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan melalui pembagian masker dan edukasi kepada masyarakat.


“Saya minta kita berkontribusi untuk masyarakat. Dimulai dengan langkah pertama, membagikan masker dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang rentan supaya mereka patuh menggunakan masker,” ujarnya.


Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga Kabupaten Ketapang.**

  • Related Posts

    Polisi Pamerkan Barang Bukti Kasus BBM Subsidi di Mapolres Ketapang

    Ketapang:KM – Polres Ketapang memamerkan sejumlah barang bukti kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di halaman Mapolres Ketapang, Senin (12/10/2026). Barang bukti yang dipajang terdiri atas sejumlah kendaraan…

    Bupati Ketapang Pimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tingginya Intensitas Antrean di SPBU dan Kelangkaan Stok BBM di Kabupaten Ketapang

    Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si meminta distribusi Pertalite ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali dilakukan sesuai kuota. Langkah ini diambil untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Polisi Pamerkan Barang Bukti Kasus BBM Subsidi di Mapolres Ketapang

    Polisi Pamerkan Barang Bukti Kasus BBM Subsidi di Mapolres Ketapang

    Bupati Ketapang Pimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tingginya Intensitas Antrean di SPBU dan Kelangkaan Stok BBM di Kabupaten Ketapang

    Bupati Ketapang Pimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tingginya Intensitas Antrean di SPBU dan Kelangkaan Stok BBM di Kabupaten Ketapang

    WABUP JAMHURI AMIR SAMPAIKAN JAWABAN PEMERINTAH DAERAH ATAS PANDANGAN FRAKSI DPRD TERHADAP RAPBD KETAPANG TAHUN ANGGARAN 2027

    WABUP JAMHURI AMIR SAMPAIKAN JAWABAN PEMERINTAH DAERAH ATAS PANDANGAN FRAKSI DPRD TERHADAP RAPBD KETAPANG TAHUN ANGGARAN 2027

    BUPATI KETAPANG HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI KOMPLEK RUMAH SINGGAH HIDAYATURRAHMAN TANJUNGPURA

    BUPATI KETAPANG HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI KOMPLEK RUMAH SINGGAH HIDAYATURRAHMAN TANJUNGPURA

    Antrean BBM Kembali Terjadi

    Antrean BBM Kembali Terjadi

    Ketapang Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla Rp93,3 Juta dari Pemprov Kalbar

    Ketapang Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla Rp93,3 Juta dari Pemprov Kalbar