Bupati Ketapang Lantik 98 PNS

Ketapang:KM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si secara resmi melantik 98 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sekaligus mengambil sumpah/janji jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Acara ini berlangsung dalam agenda Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Menjadi PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS yang digelar dengan khidmat di Pendopo Bupati Ketapang pada Kamis, 2 Juli 2026.



Sebanyak 98 PNS yang baru dilantik tersebut akan langsung disebar dan ditempatkan di berbagai instansi strategis, mulai dari jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor kecamatan, hingga pusat-pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di wilayah Kabupaten Ketapang.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah, hingga akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka sebagai aparatur negara secara resmi.

“Saya hari ini melantik 98 CPNS menjadi PNS dan sekaligus juga melantik mereka dalam jabatan fungsional. Mereka ini tersebar, ditugaskan di beberapa perangkat daerah, ada yang di rumah sakit, ada yang di dinas-dinas, bahkan ada yang di kecamatan-kecamatan, baik itu kantor kecamatan maupun di puskesmas-puskesmas,” ujar Alex saat diwawancarai Tribunpontianak.co.id setelah pelantikan.

Bupati Alexander Wilyo mengungkapkan bahwa kehadiran 98 PNS baru ini merupakan angin segar dan tambahan kekuatan yang sangat berarti bagi jalannya roda pemerintahan.

Penambahan lini aparatur ini diharapkan mampu mendongkrak performa dan kinerja pemerintah daerah dalam menyajikan pelayanan prima kepada masyarakat luas di berbagai sektor vital.



Dalam arahannya, Alex menyelipkan pesan mendalam agar para abdi negara yang baru dikukuhkan ini senantiasa menjaga nilai-nilai dasar ASN.

Integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap etika birokrasi harus menjadi fondasi utama dalam mengemban tugas.

Ia juga meminta agar mereka memprioritaskan kepentingan masyarakat di atas segalanya, menjaga nama baik institusi tempat bertugas, serta mampu menghadirkan pelayanan yang serba cepat, mudah, dan solutif atas segala kendala yang dihadapi warga maupun internal kerja.

“Nah saya berharap kepada seluruh pegawai negeri yang baru ini nanti mereka tetap menjaga integritas, menjaga profesionalisme mereka, menjaga kinerja yang baik, menjaga juga adab, akhlak, etika birokrasi, dan menjadikan semangat melayani masyarakat itu sebagai tugas utama. Bahwa mereka ini adalah pelayan masyarakat,” katanya.

Selain memberikan wejangan moral, Bupati Ketapang juga memanfaatkan momentum ini untuk mengeluarkan kebijakan krusial terkait distribusi pegawai.

Alex menegaskan, Pemerintah Kabupaten Ketapang menolak keras adanya fenomena pengajuan mutasi atau pindah tugas dari wilayah pedalaman ke wilayah perkotaan oleh PNS yang baru maupun yang sudah lama ditempatkan.

Kebijakan tegas ini didasari oleh realitas di lapangan yang menunjukkan bahwa kebutuhan akan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan (nakes) di tingkat kecamatan terpencil dan wilayah pedalaman Ketapang masih berada di angka yang sangat tinggi.

Menurut Alex, jika arus perpindahan pegawai dari desa ke kota terus dikabulkan, persoalan ketimpangan dan pemerataan distribusi ASN di wilayah Ketapang tidak akan pernah menemui jalan keluar.


Guna mengunci kebijakan ini agar berjalan efektif, Bupati telah memberikan instruksi langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memberlakukan moratorium perpindahan ASN.

“Nah, maka saya sudah sampaikan kepada Pak Sekda, kita moratorium, tidak boleh ada yang mengajukan pindah, terutama dari pedalaman ke kota, supaya pelayanan pemerintah ini berjalan merata. Tidak hanya di kota-kota, tapi juga sampai kepada desa-desa, ke pedalaman-pedalaman di Kabupaten Ketapang,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun sebelum prosesi pelantikan ini, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang tercatat berada di angka 4.913 orang.

Dengan masuknya 98 personil baru yang baru saja disumpah, akumulasi total PNS di Kabupaten Ketapang kini genap menyentuh angka 5.011 orang.

Kendati demikian, angka ini sebenarnya masih jauh dari kata ideal jika berkaca pada luas wilayah dan kompleksitas pelayanan di Kabupaten Ketapang.

Untuk mencapai performa pelayanan publik yang paripurna dan menyentuh seluruh lapisan, kebutuhan ideal Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah ini diperkirakan mencapai kisaran 13.000 orang.

Hingga pertengahan tahun 2026 ini, total gabungan ASN (termasuk PPPK) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Ketapang baru menyentuh angka sedikit di atas 11.000 orang.

Artinya, pemerintah daerah masih mengantongi pekerjaan rumah yang cukup besar untuk terus menambah kuota aparatur secara bertahap demi memenuhi target pelayanan publik yang merata dan prima di seluruh sektor.**

  • Related Posts

    Ormas Tangkitn Janawi Nusantara Ketapang Bagi Masker dan Bendera Merah Putih

    Ketapang:KM – Kondisi Ketapang saat ini yang masih di rudung kabut asap karena kebakaran lahan dan hutan, dan menjelang HUT Ke 81 Kemerdekaan RI, memicu Ormas Tangkitn Janawi untuk melakukan…

    Bupati Ketapang Kukuhkan 27 Calon Paskibraka, Tekankan Tanggung Jawab dan Cinta Tanah Air

    Ketapang:KM – Sebanyak 27 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ketapang Tahun 2026 yang terdiri dari 21 putra dan 6 putri dari berbagai SMA/SMK se-Kabupaten Ketapang resmi dikukuhkan dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ormas Tangkitn Janawi Nusantara Ketapang Bagi Masker dan Bendera Merah Putih

    Ormas Tangkitn Janawi Nusantara Ketapang Bagi Masker dan Bendera Merah Putih

    Bupati Ketapang Kukuhkan 27 Calon Paskibraka, Tekankan Tanggung Jawab dan Cinta Tanah Air

    Bupati Ketapang Kukuhkan 27 Calon Paskibraka, Tekankan Tanggung Jawab dan Cinta Tanah Air

    Patih Jaga Pati Cup 2026 Digelar, Bupati Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    Patih Jaga Pati Cup 2026 Digelar, Bupati Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

    Jembatan Merah Putih Presisi di Tempurukan Diresmikan, Sekda Ketapang Apresiasi Kolaborasi Polri

    Jembatan Merah Putih Presisi di Tempurukan Diresmikan, Sekda Ketapang Apresiasi Kolaborasi Polri

    Bupati Ketapang Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Berikan Semangat dan Doa Ke Para Petugas Pemadam

    Bupati Ketapang Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Berikan Semangat dan Doa Ke Para Petugas Pemadam

    Fiskal Ketapang Masih Rendah, Bupati Ajukan Raperda Pajak untuk Perkuat PAD Daerah

    Fiskal Ketapang Masih Rendah, Bupati Ajukan Raperda Pajak untuk Perkuat PAD Daerah