

Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si melakukan silaturahmi ke TVRI Kalimantan Barat di Pontianak dalam upaya memperkuat sinergi dengan media publik, Selasa (16/12/2025) malam.
Rombongan Bupati Ketapang disambut jajaran manajemen TVRI Kalimantan Barat yang dipimpin Deasy Indriani dan diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ahmad Fauzi bersama Ketua Tim Pengendali dan Perencana.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Alexander Wilyo menegaskan pentingnya peran media, khususnya TVRI sebagai lembaga penyiaran publik, dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan berimbang. Menurutnya, media menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menunjukkan hasil-hasil pembangunan yang terus diupayakan demi peningkatan kesejahteraan.
“Media memiliki peran strategis dalam mewujudkan Ketapang yang maju dan mandiri. Melalui TVRI Kalimantan Barat, kami berharap kerja sama dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mengangkat sektor pendidikan, budaya, dan pembangunan daerah,” ujar bupati.

Selain membahas kerja sama media, Bupati Ketapang juga memaparkan perkembangan terbaru terkait proses pengajuan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Ketapang. Ia menjelaskan bahwa belum lama ini tim pemekaran bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, didampingi Anggota DPRD Provinsi, DPR RI, serta DPD RI, telah melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menuturkan, pembentukan DOB bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta memperpendek rentang kendali pemerintahan. Adapun tiga wilayah yang diusulkan menjadi DOB meliputi Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, Kabupaten Hulu Aik, dan Kabupaten Matan Hulu.
“Berdasarkan pemaparan Dirjen Otonomi Daerah, seluruh dokumen persyaratan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat administrasi. Selanjutnya, proses ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sesuai tahapan dan ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.
Ia pun meyakini, apabila pembentukan DOB terealisasi, maka pelayanan pemerintah kepada masyarakat akan semakin dekat, cepat, dan efektif, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Ketapang.**





