

KETAPANG:KM – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong peningkatan kapasitas dan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., saat mewakili Bupati Ketapang membuka Seminar Kepemimpinan “Membangun Kepemimpinan Perempuan yang Berdaya, Inspiratif, dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah” di Kabupaten Ketapang (Sabtu, 3/10/2026).
Dalam sambutan Bupati Ketapang yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Perempuan memiliki peran strategis, bukan hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, organisasi, dan berbagai bidang kehidupan masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga kemampuan memberikan arah, membangun kepercayaan, mengambil keputusan, menjadi teladan, serta menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Karena itu, perempuan perlu terus memperkuat kompetensi, integritas, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Seminar ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat perempuan di Kabupaten Ketapang untuk terus berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang juga berkomitmen mendorong pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepada seluruh peserta seminar, Sekda mengajak agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri, sehingga pengetahuan dan inspirasi yang diperoleh dapat diterapkan dalam lingkungan kerja, keluarga, organisasi, maupun masyarakat.
Seminar kemudian secara resmi dinyatakan dibuka, dengan harapan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas serta semakin kuatnya peran perempuan dalam pembangunan Kabupaten Ketapang.**




