17.577 Anak Di Ketapang Tak Sekolah

Ketapang:KM – Masalah pendidikan di Kabupaten Ketapang kembali mencuat. Data Dinas Pendidikan mencatat, sedikitnya 17.577 anak di Ketapang masih tidak bersekolah. 

Angka tersebut dinilai sangat tinggi dan menjadi sorotan utama DPRD dalam rapat pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 di gedung DPRD Ketapang, Senin (25/8/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Dr. H.  Ucup Supriatna, menegaskan penanganan anak tidak sekolah menjadi prioritas utama selain pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi sekolah.

“Jumlah anak tidak sekolah di Kabupaten Ketapang masih mencapai 17.577 jiwa. Ini angka yang sangat besar dan harus segera ditangani melalui program pendidikan formal maupun nonformal,” kata Ucup.

Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, ST.,M.Sos menegaskan persoalan ini tidak boleh ditunda. Ia meminta pemerintah daerah segera menjalankan program konkret agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tidak terabaikan.“

“APBD jangan hanya jadi dokumen formal. Kalau ada 17 ribu lebih anak kita yang tidak sekolah, maka anggaran harus benar-benar diarahkan untuk mengatasi hal ini. Program yang sudah disahkan harus dijalankan tanpa menunggu akhir tahun,” tegas Sholeh.

Sejumlah anggota Banggar DPRD juga menyoroti kondisi pendidikan di wilayah pedalaman yang memperburuk masalah anak tidak sekolah. Mereka menilai masih banyak kendala, mulai dari ketersediaan rumah guru, meubelair, seragam, perpustakaan, hingga distribusi guru PPPK.

DPRD sepakat penanganan anak tidak sekolah harus menjadi prioritas utama dalam APBD Perubahan 2025. Selain pendataan ulang, program alternatif pendidikan, hingga dukungan bagi anak dari keluarga tidak mampu, diharapkan segera direalisasikan.

“Kalau pendidikan anak-anak kita terabaikan, maka pembangunan sektor lain tidak akan berarti. Karena itu, 17.577 anak yang tidak sekolah ini harus menjadi fokus utama,” ujar salah satu anggota Banggar.

Melalui APBD Perubahan 2025, DPRD mendorong pemerintah daerah segera bergerak agar angka anak tidak sekolah di Ketapang dapat ditekan secara signifikan.**

  • Related Posts

    Achmad Sholeh Apresiasi Konsistensi AJK pada Audiensi Menjelang HUT Ke-6

    Ketapang:KM – Mendekati perayaan Hari Ulang Tahun ke-6, Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) melaksanakan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Soleh, di Kantor DPRD Ketapang. Pada kesempatan tersebut, AJK memaparkan…

    DPRD Kalbar Setujui Usulan 3 Kabupaten Baru di Ketapang

    Pontianak:KM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersama DPRD Provinsi Kalbar menyepakati usulan Pembentukan tiga daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Ketapang dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar, Rabu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Wabup Jamhuri Sambut Kedatangan 10 Naga dan Barongsai di Kantor Bupati

    Wabup Jamhuri Sambut Kedatangan 10 Naga dan Barongsai di Kantor Bupati

    Gelar Tadarus, Staf Akhli TP PKK Biasakan Baca Al-Quran di Bulan Ramadhan

    Gelar Tadarus, Staf Akhli TP PKK Biasakan Baca Al-Quran di Bulan Ramadhan

    BUPATI KETAPANG TUTUP GAWAI ADAT BEJUJOKNG XV DI SIMPANG DUA

    BUPATI KETAPANG TUTUP GAWAI ADAT BEJUJOKNG XV DI SIMPANG DUA

    BUPATI KETAPANG HADIRI TRADISI NYEMARU DI HULU SUNGAI, TEGASKAN KOMITMEN PEMBANGUNAN BERKEADILAN

    BUPATI KETAPANG HADIRI TRADISI NYEMARU DI HULU SUNGAI, TEGASKAN KOMITMEN PEMBANGUNAN BERKEADILAN

    Bingke Badok, Juadah Legendaris Dari Kampung Tuan – Tuan Ketapang

    Bingke Badok, Juadah Legendaris Dari Kampung Tuan – Tuan Ketapang

    Sekda Ketapang Pimpin Rapat Rencana Persiapan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

    Sekda Ketapang Pimpin Rapat Rencana Persiapan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat