“Merawat Adat Pertahankan Marwah” Pentas Seni Budaya Melayu 2024

Ketapang:KM – Pentas Seni Budaya Melayu kembali digelar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan semangat tinggi dalam rangka memperingati HUT RI ke-79.

Acara yang mengangkat tema “Merawat Adat Pertahankan Marwah” ini menjadi ajang penting untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Melayu yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Heriyandi, dalam sambutannya menegaskan budaya Melayu tidak hanya tercermin dalam seni tari, musik, dan sastra, tetapi juga dalam adat istiadat, tata krama, dan nilai-nilai kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk memperkuat rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap budayanya sendiri, terutama di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Kegiatan ini sangat penting untuk terus diselenggarakan sebagai sarana untuk memperkuat rasa cinta dan kebanggaan kita terhadap budaya sendiri. Dengan demikian, generasi muda kita dapat tumbuh dengan memahami dan menghargai identitas budaya mereka, serta mampu mengembangkan kreativitas mereka tanpa melupakan akar budaya,” ujar Heriyandi, Selasa (28/8/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Persatuan Orang Melayu (POM) Indonesia, Rudiansyah, menegaskan kegiatan ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurutnya, Pentas Seni Budaya Melayu ini bukan hanya sekadar acara, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari dan ketahui tentang budaya Melayu.
“Saya pikir kegiatan ini harus terus dilaksanakan, berkesinambungan. Jangan hanya sekali kemudian putus karena ini adalah suatu wadah untuk mengaplikasikan apa yang diterima oleh kader-kader muda, apa yang mereka pelajari, pernah dengar, pernah tahu. Di sinilah tempat mereka mengaplikasikan itu sekaligus sebagai motivasi untuk lebih mengembangkan kembali budaya Melayu, terutama di tanah Ketapang ini,” ujar Rudiansyah.

Ketua POM Kabupaten Ketapang, Heri Susanto, menjelaskan tujuan diselenggarakannya Pentas Seni Budaya Melayu ini adalah sebagai wadah apresiasi terhadap seni budaya, khususnya budaya Melayu, serta sebagai ajang silaturahmi antar organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Ketapang. Ia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih sering untuk menjaga kelestarian seni dan budaya Melayu di daerah tersebut.

“Harapan kami, kegiatan Pentas Seni Budaya Melayu ini dapat dilaksanakan secara lebih intensif lagi, tidak hanya setahun sekali. Mudah-mudahan bisa sebulan sekali, minimal agak seringlah, demi menjaga kelestarian seni dan budaya Melayu di Kabupaten Ketapang,” kata Heri.

Acara yang berlangsung meriah ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dan pemerintah Kabupaten Ketapang dalam merawat dan mempertahankan marwah budaya Melayu di tengah tantangan zaman.**

  • Related Posts

    Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII tahun 2026 Resmi Bergulir

    Ketapang:KM – Turnamen futsal paling bergengsi di Kabupaten Ketapang, Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII tahun 2026 memperebutkan piala Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) resmi dimulai, Selasa (14/07/2026) malam. Opening seremoni yang…

    Bupati Ajak Laskar Jagadilaga Jaga Kondusivitas Ketapang

    Ketapang:KM – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S. STP., M. Si menerima audiensi jajaran Laskar Jagadilaga di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026) siang. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII tahun 2026 Resmi Bergulir

    Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII tahun 2026 Resmi Bergulir

    Bupati Ajak Laskar Jagadilaga Jaga Kondusivitas Ketapang

    Bupati Ajak Laskar Jagadilaga Jaga Kondusivitas Ketapang

    Wabup Ketapang Panen Raya Padi di Sungai Awan Kanan, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Wabup Ketapang Panen Raya Padi di Sungai Awan Kanan, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Kelangkaan Pertalite Akibat Keterlambatan Distribusi Laut

    Kelangkaan Pertalite Akibat Keterlambatan Distribusi Laut

    Bupati Ketapang Resmikan Launching Donor Darah “Ketapang Sehat”, Ajak Masyarakat Jadikan Donor Darah sebagai Budaya Peduli Sesama

    Bupati Ketapang Resmikan Launching Donor Darah “Ketapang Sehat”, Ajak Masyarakat Jadikan Donor Darah sebagai Budaya Peduli Sesama

    Bupati Ketapang Alexander Wilyo Turun Tangan, Panggil Pengelola SPBU Usut Kelangkaan Pertalite

    Bupati Ketapang Alexander Wilyo Turun Tangan, Panggil Pengelola SPBU Usut Kelangkaan Pertalite