Ketapang:KM — Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menutup Turnamen Mini Football Piala Bupati Ketapang antarinstansi dan BUMN, Selasa (6/10/2026) malam di Lapangan Mini Garuda.
Turnamen ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang menjaring potensi atlet sepak bola mini di Kabupaten Ketapang.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Ketapang beserta jajaran panitia yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kompetisi tersebut.
“Semoga hasil dari kompetisi ini nanti bisa kita utus untuk mewakili Ketapang pada Porprov yang akan dilaksanakan bulan November,” ujarnya.
Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mendukung keberlanjutan kompetisi sepak bola mini. Bahkan, pada tahun mendatang, turnamen diharapkan dapat dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas, tidak hanya antarinstansi dan BUMN, tetapi juga terbuka bagi klub-klub sepak bola mini lainnya.
“Untuk tahun depan, Pak Ketua KSMI, saya akan mendukung penuh. Kita adakan lagi kompetisi ini, mungkin tidak hanya antarinstansi, tetapi nanti kita buat open turnamen,” katanya.
Lebih lanjut menurut Bupati pengembangan fasilitas olahraga juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan dan pelaksanaan berbagai event olahraga di Kabupaten Ketapang.
Pemkab Ketapang, kata Bupati, akan mengupayakan penyelesaian pembangunan GOR Indoor sehingga ke depan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga, termasuk kompetisi sepak bola mini.
“Untuk tahun depan kita upayakan GOR olahraga indoor bisa kita tuntaskan. Sehingga event-event seperti ini juga bisa kita laksanakan di GOR Indoor,” tuturnya.
Sementara itu, partai final mempertemukan tim PLTU melawan Bulog. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga akhir laga. PLTU akhirnya memastikan gelar juara setelah menundukkan Bulog dengan skor 3-1.
Berdasarkan hasil turnamen, PLTU keluar sebagai juara pertama, disusul Bulog sebagai juara kedua. Posisi ketiga ditempati tim gabungan Setda x DPKP, sedangkan Polres Ketapang berada di peringkat keempat.
Selain penghargaan bagi tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemain dan pendukung terbaik. Yadi dari PLTU dinobatkan sebagai pemain terbaik, sedangkan Geli, juga dari PLTU, meraih penghargaan sebagai kiper terbaik.
Penghargaan top skor diberikan kepada Rizki dari tim Setda x DPKP. Sementara itu, penghargaan pemain tertua diberikan kepada Maryadi Asmu’i dari Satpol PP, serta penghargaan suporter terbaik diraih oleh pendukung tim PLTU.
Menutup sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang berhasil meraih prestasi. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar terus berlatih dan memanfaatkan kesempatan pada kompetisi berikutnya.
“Kepada klub-klub yang sudah ikut kompetisi, bagi yang menjadi pemenang saya ucapkan selamat. Bagi yang belum, coba lagi, kesempatan masih panjang,” pungkasnya.**





