KKetapang:KM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si buka Pekan Budaya Madura Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang Tahun 2025 Selasa, (25/11/2024) di Balai Sungai Kedang Ketapang. Acara pembukaan dihadiri Ketua DPRD Ketapang, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi tinggi kepada IKBM atas terselenggaranya agenda budaya yang dinilai memiliki dampak besar terhadap keharmonisan sosial di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IKBM menggagas dan melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat persaudaraan dalam keberagaman masyarakat Ketapang,” ujar Bupati.
Tema Pekan Budaya Madura tahun ini, “Lestarikan Budaya, Eratkan Persaudaraan, Wujudkan Ketapang Bermartabat,” dinilai sangat relevan dengan semangat pembangunan daerah yang harmonis dan berkeadaban.
“Tema tahun ini sangat relevan dengan upaya kita bersama dalam membangun Ketapang sebagai daerah yang maju, harmonis, dan berkeadaban. Budaya Madura dikenal kaya akan nilai-nilai luhur keberanian, kerja keras, gotong royong, sopan santun, serta penghargaan yang tinggi terhadap para orang tua dan tokoh masyarakat. Nilai-nilai inilah yang telah turut memperkaya khazanah budaya Kabupaten Ketapang dan menjadi bagian dari kekuatan sosial kita sebagai masyarakat yang majemuk,” lanjutnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pekan Budaya Madura bukan hanya ruang pertunjukan seni, melainkan sarana menguatkan ikatan sosial dan kesadaran budaya antarwarga Madura di Ketapang.
“Melalui Pekan Budaya Madura ini, kita tidak hanya mempelajari kesenian, tradisi, dan kuliner khas Madura, tetapi juga menanamkan kembali semangat persaudaraan—saudara satu keturunan, satu tanah kelahiran, ataupun saudara sehidup semasyarakat. Semangat inilah yang diperlukan dalam menjaga persatuan dan ketertiban di daerah kita,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan di segala sektor, sembari meminta dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang berupaya terus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan sosial dan budaya. Namun pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban seperti IKBM yang selama ini telah berperan aktif dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan kebersamaan,” ungkapnya.
Ia berharap penyelenggaraan Pekan Budaya Madura dapat memperkuat keberlanjutan budaya, meningkatkan solidaritas, sekaligus mempererat hubungan antar komunitas budaya di Ketapang.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk melestarikan budaya Madura yang adiluhung, sehingga dapat dikenalkan kepada generasi muda dan menjadi kebanggaan kita semua, menguatkan persaudaraan dan solidaritas warga Madura di Ketapang, sekaligus mempererat hubungan antar komunitas budaya lainnya, serta mendukung visi Ketapang Bermartabat,” jelas Bupati.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga Madura di Ketapang agar terus menjaga kerukunan dalam keberagaman.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Madura di Kabupaten Ketapang untuk terus menjaga kerukunan, memupuk toleransi, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan suku, budaya, dan bahasa bukan untuk memisahkan, tetapi untuk memperkaya keberagaman kita sebagai satu keluarga besar Kabupaten Ketapang,” punggkasnya.**

