Pontinak:KM – Lusia Dewi Nurjana Alexander Wilyo dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kabupaten Ketapang. Pengukuhan ini digelar pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama para Bunda Guru dan Bunda Literasi dari 14 kabupaten/kota lainnya. Kegiatan diawali dengan pelantikan Erlina Ria Norsan sebagai Bunda Guru dan Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Barat, yang ditandai dengan pemasangan selempang kehormatan.
Setelah itu, Erlina Ria Norsan secara simbolis memasangkan selempang kepada para Bunda Guru dan Bunda Literasi dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, termasuk Lusia Dewi Nurjana Alexander Wilyo dari Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan pentingnya peran seorang ibu dalam keluarga maupun masyarakat, terutama dalam membangun fondasi pendidikan dan literasi sejak dini.
“Ibu adalah madrasah pertama dalam keluarga, peranannya sangat penting. Kehadirannya diharapkan menjadi motivator bagi guru,” ujar Gubernur.
Peran Bunda Literasi, lanjutnya, tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak untuk menumbuhkan kegemaran membaca di seluruh lapisan masyarakat melalui inspirasi, motivasi, dan aksi nyata. Begitu pula dengan peran Bunda Guru yang berfokus pada pembinaan, pendampingan, serta pengawasan layanan pendidikan di daerah.
Pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di Kabupaten Kayong Utara melalui dukungan aktif sosok Bunda Guru dan Bunda Literasi.**





